PHC mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H Walaupun di Tengah Pandemi Covid 19

Permata Hutama Creative / PHC – mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 H jatuh pada tanggal 24 Mei 2020 (Minggu), meskipun perayaannya berbeda daripada tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan terjadinya Pandemi Covid 19 (Coronavirus),  pandemi tersebut tidak akan mengurangi semangat kita untuk merayakan hari kebesaran setelah satu bulan penuh menunaikan ibadah puasa.

Banyak hal yang akan kita rindukan dari hari raya biasanya, yaitu :

  1. Takbiran Keliling
    Mengumandangkan takbir menjelang idul fitri merupakan amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah. Hal ini pun menjadi sebuah tradisi tersendiri di berbagai negara termasuk Indonesia.
  2. Mudik
    radisi hari raya idul fitri di Indonesia yang paling dikenal adalah mudik. Tradisi ini begitu fenomenal dan terus dilakukan tiap tahunnya. Mudik adalah kegiatan para perantau untuk kembali ke kampung halamannya.
    Mudik dikaitkan dengan kata ‘udik’ yang artinya kampung, desa atau dusun. Dalam istilah Jawa, mudik juga diartikan sebagai singkatan dari ‘mulih dilik’ yang artinya adalah pulang sebentar.
  3. Halal Bi Halal
    Acara halal bi halal menjadi tradisi yang tak terpisahkan saat lebaran. Makna halalbihalal adalah kekusutan,kekeruhan atau kesalahan yang selama ini dilakukan dapat dihalalkan kembali. Artinya, semua kesalahan melebur, hilang, dan kembali sedia kala.
    Halal bi halal juga merupakan salah satu kegiatan silaturahmi saat lebaran. Pada momen ini kerap juga dilakukan tradisi sungkem pada orang yang lebih tua. Tradisi ini berasal dari budaya tanah Jawa,yang menggambarkan bakti kasih dari anak kepada orangtua. Sungkeman menjadi sebuah ritual yang tak terlewatkan saat Idul fitri tiba.
  4. Ketupat
    Saat lebaran, terdapat hidangan khas yaitu ketupat. Dalam istilah Jawa, ketupat diartikan dengan ngaku lepat alias mengaku kesalahan, bentuk segi empat dari ketupat mempunyai makna kiblat papat lima pancer yang berarti empat arah mata angin dan satu pusat yaitu arah jalan hidup manusia dimana puastnya adalah Allah SWT.
  5. THR
    Tunjangan Hari Raya atau THR adalah uang yang diberikan perusahaan kepada pekerjanya saat hari raya. THR digunakan untuk memenuhi kebutuhan lebaran. Namun, tradisi ini juga berlaku dalam masyarakat secara umum khususnya pada anak-anak.
    Pada momen ini biasanya orang dewasa yang telah bekerja memberi ‘salam tempel’ pada anak-anak. Biasanya uang yang diberikan adalah uang kertas baru dengan nominal tertentu. Hal ini pula yang membuat aktivitas penukaran uang meningkat saat lebaran.